Lausanne, Swiss — Presiden Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) Ramon Suzara mengambil bagian dalam pertemuan Dewan Administrasi FIVB yang diadakan di Rumah Bola Voli di Lausanne, di mana keputusan peraturan utama dan pembaruan strategis disetujui sejalan dengan Visi Strategis FIVB 2032.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan besar yang bertujuan untuk memperkuat masa depan bola voli dan voli pantai secara global, termasuk persetujuan uji aturan untuk diterapkan selama musim internasional 2026. Tes yang disetujui akan diterapkan di Liga Negara Bola Voli 2026, Kejuaraan Dunia Bola Voli U17 FIVB, dan Kejuaraan Kontinental 2026.
Penyesuaian peraturan yang diusulkan merupakan bagian dari tinjauan yang lebih luas yang dirancang untuk meningkatkan alur permainan, menyederhanakan peraturan, dan meningkatkan keterlibatan dan pemahaman penggemar. Tes yang disetujui mencakup aksi bermain, prosedur tantangan video, interaksi pelatih-wasit, pergantian pemain, komposisi daftar pemain, protokol pemanasan, dan operasi pertandingan.
Di antara langkah-langkah utama yang disetujui:
- Jumlah pergantian pemain per set akan meningkat dari enam menjadi delapan.
- Tim di kompetisi FIVB dapat mendaftarkan antara 12 dan 14 pemain, dengan setidaknya satu Libero diperlukan.
- Penyesuaian terhadap interpretasi gerakan di luar rotasi dan kontak langit-langit telah diklarifikasi.
- Sistem “bookmark” tantangan pertengahan reli akan diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi peninjauan video.
- Penegakan aturan kontak serangan yang ketat terkait tindakan dorong-bawa-lempar akan diterapkan.
- Protokol pemanasan yang direvisi yang memperkenalkan periode servis terpisah selama 90 detik telah disetujui untuk keselamatan atlet.
Setiap pembaruan permanen pada Peraturan Resmi Bola Voli akan ditinjau setelah tahap pengujian.
Selain masalah peraturan, Dewan juga mengajukan beberapa inisiatif tata kelola dan pengembangan yang selaras dengan Visi Strategis 2032. Pembaruan diberikan mengenai prospek keuangan, kemajuan hukum dan komersial, serta perencanaan persaingan internasional.
Dewan menyetujui perubahan kepemimpinan, termasuk penunjukan Abhijit Bhattacharya sebagai Presiden Komisi Partisipasi Massal dan Bola Voli Salju, dan penyesuaian dalam Komite Investasi FIVB. Informasi terbaru juga diterima dari Departemen Pemberdayaan dan Hubungan Federasi Nasional, yang telah menginvestasikan lebih dari USD 54 juta di hampir 1.700 proyek di lebih dari 200 Federasi Nasional.
Pembaruan penting pada sistem Peringkat Dunia FIVB juga disetujui untuk meningkatkan keadilan dan inklusivitas.
Pembaruan kompetisi mencakup persiapan untuk Liga Negara Bola Voli 2026, Kejuaraan Dunia Kelompok Usia, Kejuaraan Kontinental, Kejuaraan Dunia Antarklub, dan Tur Pro Pantai 2026. Dewan juga menerima informasi terkini mengenai Youth Olympic Games Dakar 2026 dan peluncuran FIVB Beach World Series pada November 2026, dengan Dubai dikonfirmasi sebagai tuan rumah pendiri.
Persiapan Kongres Dunia FIVB ke-40 di Punta Cana dan perencanaan lanjutan untuk Olimpiade Los Angeles 2028 juga menjadi bagian dari diskusi.
Presiden AVC Ramon Suzara menekankan pentingnya keselarasan benua dengan inisiatif global.
“Keputusan yang diambil oleh Dewan Administrasi FIVB menunjukkan komitmen yang jelas untuk memodernisasi olahraga kita dan memperkuat daya tarik globalnya,” kata Suzara. “Untuk Asia, penting bagi kami untuk tetap selaras dengan perkembangan strategis ini untuk memastikan para atlet, kompetisi, dan federasi nasional kami terus mendapatkan manfaat dari lingkungan bola voli yang lebih dinamis dan berwawasan ke depan.”
Pertemuan tersebut diakhiri dengan konfirmasi bahwa pertemuan Dewan Pengurus FIVB berikutnya akan berlangsung di Gedung Bola Voli pada tanggal 7–8 Mei 2026.
