Karl-Anthony Towns mencetak 35 poin dan 18 rebound dalam kemenangan 119-104 atas Charlotte pada 3 Desember.
Charlotte Hornets (38-34) menjamu New York Knicks (48-25) di Spectrum Center pada hari Kamis. Knicks telah memenangkan kedua pertandingan atas Hornets musim ini dan delapan dari 10 pertandingan terakhir mereka.
Berikut adalah tiga alur cerita utama yang perlu diketahui menjelang kontes malam ini:
1. Tawon masih berdengung: Sulit dipercaya betapa istimewanya The Hornets selama dua bulan terakhir. Start 16-28 telah terhapus oleh 22 kemenangan dalam 28 pertandingan terakhir. Cara tim ini bermain di kedua ujung lapangan bahkan lebih mengesankan, peringkatnya 3 teratas dalam efisiensi ofensif dan defensif selama sebulan terakhir. Kedalaman unit awal juga luar biasa, dengan Kon Knueppel, LaMelo Ball, Miles Bridges dan Brandon Miller semuanya rata-rata mencetak setidaknya 17 poin per game. Tidak ada tim lain di liga yang memiliki kuartet dengan rata-rata sebanyak itu. Ball telah menjadi orang yang menjalankan pertunjukan dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Wilayah Timur Minggu Ini minggu lalu. Dia rata-rata mencetak 26,3 poin, 5,0 rebound, 7,3 assist, dan 2,3 steal untuk menerima penghargaan tersebut untuk pertama kalinya dalam karirnya. Rekor panas ini membuat Charlotte menyamai Miami Heat dan Orlando Magic untuk posisi kedelapan di Wilayah Timur. Ketiga tim tersebut hanya tertinggal 2,5 game dari Toronto Raptors untuk tempat kelima dan tertinggal dua game dari Atlanta Hawks di urutan keenam.
2. Knicks ingin melanjutkan kemenangan beruntun mereka: Hornets bukan satu-satunya tim yang mencatatkan rekor kemenangan, karena Knicks memasuki pertarungan ini dengan tujuh kemenangan beruntun. Mereka juga memberi peringkat 5 teratas dalam peringkat ofensif dan defensif selama 15 pertandingan terakhir. Berbeda dengan Charlotte, New York telah melakukan hal ini hampir sepanjang musim. Knicks duduk di urutan ketiga Wilayah Timur, hanya tertinggal 0,5 game dari Boston Celtics di urutan kedua. Keunggulan sebagai tuan rumah bisa menjadi pembeda bagi New York dalam seri playoff melawan Boston, karena Knicks mencatatkan rekor 27-9 di Madison Square Garden musim ini. Perbedaan dalam rekor terbaru ini adalah kebangkitan Karl-Anthony Towns, yang mencatatkan double-double dalam 12 dari 13 pertandingan terakhirnya. Jalen Brunson juga mencetak setidaknya 23 poin dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhirnya. Keduanya menjalankan pertunjukan di New York, tetapi Mikal Bridges, Josh Hart dan OG Anunoby membantu melengkapi salah satu unit awal terbaik di liga.
3. Rentetan 3 poin bisa terjadi: Kita sudah membahas bagaimana tim-tim ini melakukan dua serangan terbaik di liga, dan three-ball telah menjadi faktor pendorong yang besar bagi kedua tim. Charlotte sedang dalam perjalanan untuk mencetak rekor franchise secara keseluruhan, memimpin NBA dengan 16,3 lemparan tiga angka per game. Mereka juga menempati peringkat ketiga dengan perolehan 38,2% dari jarak 3 poin. Konsistensi semacam itu yang dipadukan dengan volume sebesar itu adalah resep yang ampuh, tetapi Knicks tidak ketinggalan jauh. New York berada di peringkat kedelapan dengan 14,5 lemparan tiga angka dan berada di peringkat keempat dengan perolehan 37,4%. NBA modern adalah tentang tembakan jarak jauh, dan kedua tim ini melakukannya lebih baik daripada hampir semua tim lainnya. Knueppel memimpin liga dengan 247 lemparan tiga angka, sementara Ball menempati peringkat ketiga dengan 226 lemparan.
