Gudang senjata 1-0 Chelsea
Arsenal menyerang jauh di masa tambahan waktu untuk mengamankan kemenangan 1-0 atas Chelsea di leg kedua semifinal Piala Carabao, memastikan kemenangan agregat 4-2 dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka melawan The Blues menjadi 10 pertandingan. Hasil tersebut mengirim The Gunners ke final piala domestik pertama mereka sejak mengangkat Piala FA pada tahun 2020.
Dengan banyak hal yang dipertaruhkan, pertandingan dimulai dengan gugup di Stadion Emirates. Penjaga gawang Chelsea Robert Sánchez terpaksa melakukan aksi awal setelah menghadapi dua backpass yang tidak tepat, sementara Liam Delap melepaskan tembakan melebar menyusul kesalahan William Saliba. Kontes ini terkadang berlangsung sengit, dengan hujan yang menyebabkan beberapa kesalahan dan kurangnya kelancaran.
Arsenal mengancam lebih dulu melalui Piero Hincapié, yang tendangan melengkungnya pada menit ke-18 memaksa Sánchez melakukan penyelamatan cerdas. Chelsea merespons secara sporadis, dengan Trevoh Chalobah melepaskan tendangan jarak jauh yang melebar, sementara Gabriel Martinelli nyaris memecah kebuntuan setelah setengah jam, namun upayanya diblok oleh Malo Gusto. Kepa Arrizabalaga diuji sesaat sebelum jeda, berhasil menggagalkan tendangan ambisius Enzo Fernández dari jarak jauh.
Chelsea muncul dengan urgensi yang lebih besar setelah babak kedua dimulai ketika mereka mengejar gol penyeimbang dalam pertandingan tersebut. João Pedro melihat tembakannya dibelokkan ke belakang, sementara Jorrel Hato digagalkan oleh blok cepat dari Eberechi Eze. Perubahan terjadi pada menit ke-60, dengan Cole Palmer dan Estêvão dimasukkan, dan Marc Cucurella dan Fernández nyaris gagal mencetak gol dari luar kotak penalti segera setelahnya.
Peluang paling jelas Arsenal tiba ketika Gabriel Magalhães menyundul umpan silang Martín Zubimendi ke arah gawang, namun Cucurella berhasil melakukan blok penting. Chelsea terus menekan, tendangan voli Chalobah dibelokkan melebar dan tendangan sudut Wesley Fofana melewati tiang gawang.
Namun, dengan Chelsea yang terus menyerang pada masa tambahan waktu, Arsenal memberikan pukulan telak. Declan Rice bergerak ke depan sebelum melepaskan pemain pengganti Kai Havertz, yang mengecoh Sánchez dan dengan tenang memasukkan bola ke gawang untuk memenangkan pertandingan malam itu. Chelsea menunggu untuk mengangkatnya Piala Carabao untuk pertama kalinya sejak 2015 berlangsung, sementara Arsenal melaju dengan percaya diri ke final.
Got it! I won’t translate any player names or team names. How can I assist you further?
