Xavi Simons muncul sebagai target transfer untuk Arsenal, bersiap untuk menolak PSG

Gelandang Belanda Xavi Simons telah menarik perhatian banyak klub sepak bola di Eropa, termasuk Arsenal, saat ia mempertimbangkan opsi untuk pindah dari Paris Saint-Germain. Remaja yang membuat debut profesional pertamanya untuk PSG, saat ini sedang mencari lebih banyak waktu bermain dan terbuka untuk kemungkinan pindah.

Siapakah Xavi Simons?

Xavi Simons adalah gelandang berusia 18 tahun dari Amsterdam, Belanda. Dia memulai karir mudanya di AFC dan pindah ke Akademi La Masia yang terkenal di Barcelona pada tahun 2010, di mana dia menghabiskan enam tahun untuk belajar dan mengembangkan keahliannya sebelum pindah ke Paris Saint-Germain pada tahun 2019. Dia telah mewakili Belanda di tim U-16, di bawah -17, dan level di bawah 19 tahun.

 

Simons dikenal karena kemampuan teknis, kelincahan, dan visinya yang luar biasa di lapangan. Dia juga seorang pengumpan yang akurat dan memiliki teknik dribbling canggih yang dapat melewati pemain bertahan dengan mudah. Kualitas-kualitas ini telah membuat banyak orang percaya bahwa dia memiliki masa depan yang sangat besar di depannya, dan itu telah menarik perhatian klub-klub top Eropa.

Mengapa dia mempertimbangkan untuk pindah?

Xavi Simons bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 2019 dengan begitu banyak potensi. Namun, dia belum mencapai potensi penuhnya terutama karena kurangnya waktu bermain. Gelandang muda ini kesulitan menembus skuat tim utama PSG dan menit bermainnya minim. Akibatnya, dia mempertimbangkan pilihannya dan mencari kepindahan dari ibu kota Prancis ke klub tempat dia bisa bermain secara reguler.

Arsenal muncul sebagai pelamar potensial

Arsenal menjadi salah satu klub yang tertarik untuk mengakuisisi jasa Xavi Simons. Laporan menunjukkan bahwa The Gunners sedang memantau situasi gelandang muda itu di PSG dan mengawasinya. Mikel Arteta dan dewan Arsenal ingin memperkuat opsi lini tengah mereka, dan Xavi Simons tampaknya sangat cocok untuk gaya permainan mereka.

Membaca:  Bagaimana Arsene Wenger Merevolusi Klub Sepak Bola Arsenal (1996-2018)

 

Arsenal memiliki hasil yang beragam dalam beberapa musim terakhir dan berusaha untuk mendatangkan talenta muda yang dinamis untuk membantu mereka menantang gelar. Xavi Simons berpotensi menambah percikan ekstra ke lini tengah mereka, dan pada usia 18 tahun, dia memiliki waktu bertahun-tahun di depannya untuk berkembang lebih jauh.

klub lain yang tertarik

Di luar Arsenal, klub-klub Eropa lainnya tertarik dengan jasa Xavi Simons. Raksasa Italia AC Milan, Inter Milan, dan Juventus semuanya dilaporkan mengawasi anak muda itu, sementara klub Bundesliga Jerman Borussia Dortmund dan Bayern Munich juga dikatakan tertarik.

 

Barcelona adalah tim lain yang melacak pemain yang menjadi inspirasi bagi tim muda mereka. Barcelona mengalami kesulitan keuangan, jadi kesepakatan mungkin sulit untuk diselesaikan, tetapi mereka tertarik untuk membawa lulusan akademi mereka kembali ke klub.

Masa depan

Xavi Simons jelas merupakan pemain dengan potensi yang sangat besar, dan pada usia 18 tahun, dia memiliki karir yang panjang dan sejahtera di depannya. Tidak ada keraguan bahwa anak muda ini akan memiliki banyak peminat yang bersaing untuk mendapatkan tanda tangannya, tetapi pada akhirnya, terserah dia dan perwakilannya untuk memutuskan langkah terbaik yang harus diambil dalam kariernya.

 

Apakah dia pindah ke Arsenal atau klub Eropa lainnya, dia pasti akan menjadi pemain yang harus diperhatikan di musim mendatang. Akan menarik untuk melihat bagaimana kariernya berjalan dan apakah dia mampu memenuhi potensi yang dia tunjukkan sebagai pemain muda di Amsterdam dan Barcelona.

Share.
Leave A Reply