Pratinjau Manchester United vs Sheffield United

Setelah semifinal Piala FA yang penuh gejolak di mana Manchester United hampir membuang keunggulan 3-0, hanya untuk lolos melalui adu penalti melawan tim strata kedua Coventry , Setan Merah ingin memulihkan kepercayaan diri mereka saat menjamu Sheffield United di Premier League. Liga.

Pasukan Erik ten Hag berharap dapat menggunakan keunggulan kandang mereka untuk mendapatkan kembali performa terbaiknya saat mereka mengejar kualifikasi Eropa.

Manchester United : Mencari Stabilitas dan Konsistensi

Sukses Piala FA dengan Sentuhan Drama

Penampilan semifinal Piala FA Manchester United baru-baru ini telah menarik perhatian meskipun mereka akhirnya meraih kemenangan.

Memimpin 3-0 dengan sisa waktu 20 menit, mereka membiarkan Coventry bangkit, hanya untuk mengamankan kemenangan melalui adu penalti. Ten Hag menolak anggapan memalukan, namun selebrasi para pemainnya (setidaknya dari beberapa dari mereka) menunjukkan mungkin ada kekhawatiran tentang performa mereka.

Rekor Kuat Melawan Oposisi yang Baru Dipromosikan

Manchester United akan terinspirasi oleh rekor kuat mereka melawan tim-tim promosi, dengan 14 kemenangan dari 15 pertandingan terakhir (M14, D1), termasuk 12 kemenangan berturut-turut.

Musim ini, mereka telah mengalahkan beberapa tim promosi, menunjukkan kemampuan mereka memanfaatkan peluang tersebut.

Sheffield United: Berjuang untuk Menghindari Rekor yang Tidak Diinginkan

Kelangsungan Hidup Liga Premier Tampaknya Di Luar Jangkauan

Sheffield United dari sesama pejuang degradasi Burnley membuat mereka terpaut sepuluh poin dari zona aman dengan hanya 15 poin tersedia.

Manajer Chris Wilder mengakui bahwa Liga Premier “terlalu kuat” untuk timnya, karena mereka menghadapi tugas berat untuk membalikkan nasib mereka di Old Trafford.

Kesempatan untuk Mengalahkan Peluang

Meski tampil buruk, The Blades punya secercah harapan setelah mengalahkan Manchester United 2-1 di Old Trafford pada Januari 2021.

Membaca:  Pratinjau Aston Villa vs Chelsea

Namun, kemenangan pun bisa menghasilkan rekor Liga Premier yang tidak diinginkan, karena kebobolan 88 gol Sheffield United musim ini hanya terpaut satu dari rekor sepanjang masa untuk musim 38 pertandingan, yang dibuat oleh Derby pada 2007/08.

Pemain Kunci yang Harus Diperhatikan

Scott McTominay : Bintang Skotlandia Manchester United

Gol pembuka Scott McTominay di Wembley menjadikannya pemain Skotlandia pertama yang mencapai dua digit dalam satu musim untuk Manchester United sejak Brian McClair pada 1991/92.

Penghitungan musimnya termasuk gol pembuka di pertandingan sebelumnya melawan Sheffield United, menunjukkan bakatnya dalam melakukan serangan krusial.

James McAtee: Spesialis Pertandingan Tandang Sheffield United

James McAtee jarang menjadi titik terang bagi Sheffield United, dengan empat gol terakhirnya untuk The Blades terjadi di pertandingan tandang. Penampilannya baru-baru ini bisa menjadi sangat penting jika The Blades ingin memberikan kejutan di Old Trafford.


Saat Manchester United dan Sheffield United saling berhadapan, pertaruhannya tinggi bagi kedua tim.

Manchester United akan berusaha mempertahankan rekor kuat mereka melawan tim yang baru promosi dan membangun momentum untuk kualifikasi Eropa, sementara Sheffield United bertujuan untuk menghindari rekor yang tidak diinginkan dan menjaga harapan tipis mereka untuk bertahan hidup.

Dengan performa yang kontras dari kedua belah pihak, pertandingan Premier League ini menjanjikan pertemuan yang menarik dengan banyak hal yang dipertaruhkan.

Untuk info lebih lanjut tentang permainan ini, Anda mungkin juga ingin mengunjungi:
Man Utd v Sheffield Utd, 2023/24 | Liga Primer 

 

Share.
Leave A Reply