LAUSANNE, Swiss — Fédération Internationale de Volleyball (FIVB) telah mengumumkan penangguhan langsung Federasi Bola Voli Nasional Filipina (PNVF) berdasarkan Pasal 13.1.1 Peraturan Disiplin FIVB, dengan alasan masalah tata kelola yang serius dan beberapa dugaan pelanggaran terhadap Kode Etik FIVB yang saat ini sedang diselidiki oleh Panel Etik independen FIVB.
FIVB menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil menyusul upaya berkelanjutan untuk mengidentifikasi jalur ke depan yang berkelanjutan bagi bola voli di Filipina dan dianggap perlu untuk menjaga olahraga tersebut, memprioritaskan atlet, dan melindungi perkembangan jangka panjang bola voli di negara tersebut. Federasi internasional juga telah menunjuk Komite Ad Hoc untuk sementara waktu mengawasi urusan PNVF selama masa penangguhan dan menetapkan jalan bagi federasi untuk kembali ke kedudukan penuhnya.
Pernyataan lengkap FIVB sebagai berikut:
Pernyataan FIVB tentang Federasi Bola Voli Nasional Filipina
Sesuai dengan Pasal 13.1.1 Peraturan Disiplin FIVB, Dewan Administrasi FIVB diwajibkan untuk segera menghentikan sementara Federasi Bola Voli Nasional Filipina (PNVF). Keputusan ini diambil menyusul permasalahan tata kelola yang serius dan beberapa dugaan pelanggaran terhadap Kode Etik FIVB yang saat ini sedang diselidiki oleh Panel Etik independen FIVB.
Meskipun terdapat upaya diplomasi yang berkelanjutan dari FIVB untuk menemukan jalur berkelanjutan bagi bola voli Filipina, penangguhan tersebut dianggap perlu untuk menjaga olahraga tersebut, memastikan atlet diprioritaskan, dan menjunjung tinggi komitmen pengembangan jangka panjang yang dibuat untuk bola voli di Filipina. Hal ini mencakup perjanjian pemberdayaan dan pengembangan selama tujuh tahun antara FIVB, Komisi Olahraga Filipina, Konfederasi Bola Voli Asia, dan PNVF untuk mempercepat pertumbuhan bola voli di seluruh negeri.
Untuk memastikan stabilitas dan tata kelola yang baik selama penangguhan ini, Komite Ad Hoc telah ditunjuk untuk mengawasi sementara urusan PNVF sesuai dengan Pasal 1.9.1 Peraturan Umum FIVB. Jalur yang jelas dan konstruktif menuju kembalinya PNVF ke posisi semula juga telah ditetapkan oleh FIVB.
Komite tersebut akan terdiri dari Hila Asanuma, Ketua dan anggota Komite Eksekutif FIVB; Mathieu Mériaux, Pejabat Regional dan Manajer Pemberdayaan FIVB Asia; Stephen Bock, Kepala Penasihat Hukum dan Umum FIVB; Hitesh Malhotra, Kepala Pemberdayaan FIVB dan Hubungan Federasi Nasional; dan Alexa Dabao, Kontraktor Hukum FIVB di Filipina.
Prioritas utamanya adalah mendukung partisipasi atlet tim nasional Filipina dalam kompetisi internasional mendatang, serta menjamin keberhasilan penyelenggaraan VNL Wanita mendatang di Filipina, melalui koordinasi yang erat dengan penyelenggara lokal dan pemangku kepentingan terkait.
FIVB tetap berkomitmen penuh untuk melindungi integritas bola voli Filipina di semua tingkatan dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang.
